Kenapa HARUS Hot Dip Galvanizing?

PERINGATAN !
HATI HATI MEMILIH TIANG PJU GALVANIS ! ANDA PERLU TAHU INFO INI AGAR TIDAK TERTIPU TIANG PJU GALVANIS PALSU ! GALVANIS ADALAH PROSES PELAPISAN MATERIAL MELALUI BEBERAPA TAHAPAN BUKAN PENGECATAN WARNA SILVER !

Secara umum standart penggunaan material logam untuk produk elektrikal haruslah memiliki ketahanan terhadap oksidasi dan proses korosif akibat cuaca/kondisi alam.Hal ini menyangkut faktor resiko keamanan terutama pada konstruksi-konstruksi tiang lampu PJU.

Hot dip galvanizing adalah bentuk dari galvanisasi (pelapisan dengan menggunakan logam). Ini adalah proses pelapisan besi, baja, atau aluminium dengan lapisan seng tipis, dengan melewatkan logam melalui cairan seng pada suhu sekitar 860 ° F (460 ° C).

Ketika terkena paparan udara, seng murni (Zn) bereaksi dengan oksigen (O2) untuk membentuk seng oksidasi (ZnO), yang selanjutnya bereaksi dengan karbondioksida (CO2) untuk membentuk seng karbonat (ZnCO3), seperti biasanya berwarna abu-abu kusam, bahan yang cukup kuat untuk menghentikan korosi dalam keadaan banyak, melindungi baja bagian bawah dari elemen tersebut.

Galvanisasi baja banyak digunakan dalam aplikasi dimana ketahanan karat diperlukan, dan dapat diidentifikasi oleh pola kristalisasi diatas permukaan (sering disebut “kerlipan).

  • Proses dari Zinc Hot Dip

1

Caustic Cleaning (Pembersihan Api)

Sebuah larutan alkali panas pada suhu 90C dalam wadah digunakan untuk menghilangkan bahan organik seperti kotoran, minyak cat, dan lemak.

2

Rinsing (Pembilasan)

Baja dibilas dalam wadah air sebelum dilakukan pengawetan.

3

Acid Pickling (Asam Pengawet)

Baja direndam dalam wadah larutan asam pada suhu 20-30 C untuk menghilangkan kerak dan karat.

4

Rinsing (Pembilasan)

Baja dibilas dalam wadah air sebelum proses flux.

5

Fluxing (Proses Flux)

Baja direndam dalam cairan flux pada suhu 30-45 C untuk menghilangkan oksida dan untuk mencegah oksidasi sebelum dicelupkan ke dalam wadah seng cair.

6

Drying (Pengeringan)

Setelah pembersihan baja dalam wadah cairan flux, selanjutnya baja dikeringkan dalam sebuah wadah pengeringan dengan suhu 150C. Ini merupakan persiapan suhu baja sebelum proses galvanisasi.

7

Galvanizing (Proses Galvanisasi)

Baja direndam dalam cairan fluks pada 30-45 C untuk menghilangkan oksida dan untuk mencegah oksidasi sebelum dicelupkan ke dalam wadah berisi seng cair.

8

Fluxing (Proses Flux)

Materi yang benar-benar kering setelah melewati tahap sebelumnya, maka dilanjutkan proses pencelupan baja ke dalam wadah seng cair dengan suhu 435-455 C. Selama proses ini seng adalah metalurgi-sekutu terikat pada baja membentuk paduan lapisan seng-besi.Setelah dipindahkan dari wadah pencelupan, baja dikeringkan, digerakan untuk menghilangkan kelebihan larutan seng.

9

Quenching (Proses Pemadaman)

Baja yang sudah dilapisi seng, kemudian dicelupkan kedalam cairan larutan chroma-ted untuk memberikan lapisan lebih tahan lama dan untuk mengurangi suhu untuk penanganan cepat dan inspeksi.

10

Inspection (Pemeriksaan)

Proses ini dilengkapi oleh pemeriksaan yang cermat terhadap ketebalan lapisan, ketahanan, dan keseragaman tampilan material.
  • Fitur dari Hot Dip Galvanisasi

Karakteristik Hot Dip Galvanisasi

1

Daya Tahan

Bila daya tahan Hot Dip Galvanisasi (spesifikasi 600g/m2) sedang dalam keadaan normal, maka dapat bertahan lebih dari 50 tahun di daerah pedesaan dan sekitar 20-25 tahun di daerah perkotaan dan pesisir tanpa perbaikan apapun.

2

Reliabilitas Tinggi

Selama proses Hot Dip galvanisasi, besi dan bentuk senyawa logam seng atau sejenisnya memiliki kualitas yang dapat dihandalkan dan ketahanan yang baik serta anti korosi.

3

Kuatnya dari pelapisan

Hot Dip Galvanisasi menggunakan lapisan senyawa logam secara khusus dan kuat, yang menunjukkan resistensi yang tinggi terhadap dampak mekanik saat pengangkutan atau di konstruksi pada saat digunakan.

4

Daya tahan terhadap anti korosi.

Dalam permukaan besi yang rusak, lapisan Hot Dip Galvanisasi yang disebabkan oleh dampak langsung dari seng tersebut bereaksi serta mengakibatkan menurunnya kualitas pada seng itu sendiri, yaitu bereaksi dengan katoda anti korosi untuk demikian mencegah korosi pada permukaan besi itu sendiri.

5

Kemudahan proses peninjauan.

Berbeda dengan bentuk metode pelapisan lain, proses pemeriksaan produk Hot Dip Galvanisasi dilakukan di pabrik pelapisan sehingga dapat menghemat waktu dan biaya kerja. Sejak ketebalan lapisan galvanisasi pada seluruh permukaan objek telah terlapis, maka akan cukup untuk memeriksa beberapa aktivitas pada permukaan galvanisasi.

6

Tidak berpengaruh terhadap karakteristik mekanis.

Hot Dip Galvanisasi tidak mempengaruhi karakteristik mekanis struktur baja.

7

Perlindungan sempurna anti korosi.

Hot Dip Galvanisasi menjamin kesempurnaan anti korosi pada proses pelapisan permukaan objek dari sudut ke sudut dan ini cukup terjangkau untuk metode pelapisan lainnya.

Manfaat Ekonomi Hot Dip Galvanisasi

1

Biaya awal rendah

Biaya awal untuk Hot Dip Galvanisasi adalah lebih rendah daripada metode pelapisan lainnya kecuali untuk struktur baja berat dan besar.

2

Biaya efisiensi berdasarkan periode penggunaan

Meskipun biaya awal mungkin lebih tinggi untuk Hot Dip galvanisasi daripada metode lainnya namun pada kasus tertentu, ketika sebuah kualitas material yang dihasilkan dapat bertahan lama, maka hal tersebut dapat menghemat pengeluaran biaya .

3

Perbaikan dan biaya pemeliharaan rendah

Untuk semua struktur pelapisan baja dan pelapisan ulang sangat sulit dan mahal untuk sekali instalasi. Tetapi, sebagai metode untuk Hot Dip galvanisasi yang tahan lama dan jarang membutuhkan perbaikan serta pemeliharaan . Oleh karena itu, seperti terlihat pada tabel kiri, biaya rata-rata untuk jangka waktu tertentu adalah yang terendah.

4

Biaya tenaga kerja rendah

Biaya tenaga kerja terdiri dari 75% -80% dari total biaya pelapisan metode lainnya, Namun, Hot Dip Galvanisasi hanya berkisar 30%. Sudah jelas bahwa semakin banyak biaya tenaga kerja meningkat setiap tahun, metode Hot Dip Galvanisasi akan memiliki keunggulan lebih kompetitif dibandingkan metode lainnya. Tabel sisi kiri menunjukkan tren biaya untuk berbagai metode pelapisan sejak tahun 1970.

5

Waktu dan efisiensi biaya di situs

Hot Dip Galvanizing lasser membutuhkan waktu kerja dari metode lain untuk plating dan tidak perlu melakukan pekerjaan pelapisan tambahan di lokasi konstruksi, yang menghemat waktu dan biaya.
  • Spesifikasi Hot Dip Galvanisasi
KS. JIS STANDARD (KSD8308, JISH8641)
Grade
Mark
Weight of Zinc coating (g/m2)
Time of unigormity test
1
A
HDZ A
B
HDZ B
2
35
HDZ 35
350 g/m2 over
40
HDZ 40
400 g/m2 over
45
HDZ 45
450 g/m2 over
50
HDZ 50
500 g/m2 over
55
HDZ 55
550 g/m2 over
3
35
HDZ 35
350 g/m2 over
4 time over
40
HDZ 40
400 g/m2 over
4 time over
40
HDZ 40
400 g/m2 over
5 time over
45
HDZ 45
450 g/m2 over
5 time over
50
HDZ 50
500 g/m2 over
5 time over
55
HDZ 55
550 g/m2 over
6 time over
ASTM STANDARD
Class of Materials
Designation
Minimum weight of zinc coating OZ/ft2
Average of specimens tested
Any individual specimen
Product fabricated from rolled ,pressed and forged steel shapes, plates bars and strip 1/8″ – 3/16″ 1/4″
A123
2.00
2.30
1.80
2.00
Class A-Castings-Malleable iron, steel
A153
2.00
1.80
Class B-Rolled, pressed and forged articles (except those that would be included under class C and D).
B-1-3/16″ (4.76mm) and over in thickness and over 8: (203.2mm) in length.
2.00
1.80
B-2-Under 3/16″ in thickness and over 8″ in length.
1.50
1.25
B-3-8 : and under in length and any thickness.
1.30
1.10
Class C-Bolts and drive screw (over 3/8″ (9.52mm) in diameter) and similar articles.Whases 3/16″ and 1/4″ (4.76mm and 6.35mm) thick.
1.25
1.00
Class D-Screw, stove bolts, and bolts (3/8″ and under in diameter), rivets and similar article.Whasers under 3/16 : thick.
A386
1.00
0.85
Class A-castings gray iron, malleable iron, steel
2.00
1.80
Class B-Rolled , pressed and forged steel.
B-1-3/16″(4.76mm) and over in thickness.
2.00
1.80
B-2-Under 1/16″(4.76mm) in thickness.
1.50
1.25
Class C-Bolts and drive screw (over 3/8″ (9.52 mm) in diameter) and similar articles.
1.25
1.00
Class D-Bolts and drive screw (3/8″ (9.52 mm) in under diameter) and similar articles.
1.00
0.85
BS STANDARD (BS729)
Category
Minimum Average coating.Weight for any individual test area (gr/m2)
Steel which are not configured 5mm thick and over
610
Under 5mm but not less than 2mm
460
Under 2mm but not less than 1mm
335
Gray and malleable iron castings
610
Threaded work and other articles which are centrifuged
305

, , , , , , , , , , ,

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: